AHLAN WAZAHLAN

SELAMAT DATANG. Anda bisa nongol di blog ini, semoga saja kita dapat melakukan segala hal yang menyangkut persoalan yang universal dalam kehidupan sehari-hari yang riil.

Selasa, 29 Desember 2009

REFERENSI MENJELANG NATAL DAN TAHUN BARU

Harga Gula Tembus Rp 15.000 per Kg

Harga Gula Tembus Rp 15.000 per Kg

HARGA gula pasir di sejumlah daerah melejit dalam dua pekan belakangan ini. Di Sumatra Barat harga gula pasir mencapai Rp15.000 per kilogram (kg). Di Medan dan di Pekalongan, harga komoditas itu menyentuh Rpl3.000/ kg, dan Rp12.000/kg di Pekanbaru.

"Harga gula sempat stabil sekitar Rp8.000 per kilogram, tapi mulai naik seminggu lalu dan sekarang sudah mencapai Rpl2.000. Ini tertinggi di tahun ini," kata Idham, pedagang pengecer di Pasar Sail Pekanbaru, akhir pekan lalu.Seorang distributor gula di Medan mengatakan kenaikan itu disebabkan harga gula internasional yang naik dan semakin menipisnya stok gula.

Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Arum Sabil membenarkan kenaikan harga gula pasir di pasar lokal tidak lepas dari harga gula internasional yang mencapai US$700 per metrik ton. Hal itu, menurutnya, mengindikasikan tengah terjadi krisis gula."India yang biasanya mengekspor, sekarang juga impor," kata Arum. Kondisi ini kemudian diperparah dengan aksi spekulasi para pedagang gula internasional. Saat ditanya mengenai perlunya operasi pasar untuk mengontrol harga gula di pasaran, Arum menjawab, "Gula apa yang mau dioperasi pasar, gulanya saja sudah habis."

Untuk itu, ia kembali mengingatkan pemerintah untuk menggenjot produksi gula nasional. "Berilah kemudahan kepada petani tebu, stimulus, kredit ringan, irigasi diperbaiki, dan jangan diberi pajak macam-macam."Sementara itu, terkait dibukanya keran impor gula 5.000 ton untuk Batam, pihak otorita kawasan tersebut masih menyeleksi permohonan lima importir gula, yakni PT Pembangunan Kepri, PT Batam Harta Mandiri, PT Sahabat Karya Mandiri, PT Pro Kepri Berjaya, dan PT Kaizen Putra Pernama Perkasa. Gula impor menurut jadwal harus masuk pada akhir Januari 2010.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepulauan Riau meminta agar gula impor itu nanti dijual dengan harga yang rasional. Saat ini, harga gula di Batam berada di kisaran Rp9.500-Rp10.000/kg. Pasokan gula impor diharap menekan harga gula ke Rp8.000/ kg. (Ant/VHK/E-3)

Entitas terkaitArum|Batam|Berilah|Gula|HARGA|India|Kg|Kondisi|Medan|Pasokan|Arum Sabil|Di Medan|Kepulauan Riau|Pasar Sail|PT Pembangunan|Asosiasi Pengusaha Indonesia|Di Sumatra Barat|PT Batam Harta|PT Pro Kepri|PT Sahabat Karya|Harga Gula Tembus Rp|PT Kaizen Putra Pernama|Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia|
Ringkasan Artikel Ini
Ini tertinggi di tahun ini," kata Idham, pedagang pengecer di Pasar Sail Pekanbaru, akhir pekan lalu.Seorang distributor gula di Medan mengatakan kenaikan itu disebabkan harga gula internasional yang naik dan semakin menipisnya stok gula. "Berilah kemudahan kepada petani tebu, stimulus, kredit ringan, irigasi diperbaiki, dan jangan diberi pajak macam-macam."Sementara itu, terkait dibukanya keran impor gula 5.000 ton untuk Batam, pihak otorita kawasan tersebut masih menyeleksi permohonan lima importir gula, yakni PT Pembangunan Kepri, PT Batam Harta Mandiri, PT Sahabat Karya Mandiri, PT Pro Kepri Berjaya, dan PT Kaizen Putra Pernama Perkasa.

Jumlah kata di Artikel : 326
Jumlah kata di Summary : 95
Ratio : 0,291

*Ringkasan berita ini dibuat otomatis dengan bantuan mesin. Saran atau masukan dibutuhkan untuk keperluan pengembangan perangkat ini dan dapat dialamatkan ke tech at mediatrac net.
Pendapat Anda
Pendapat anda mengenai ringkasan artikel ini : Baik Buruk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar